Berikut adalah beberapa hadits dari Nabi Muhammad SAW yang relevan dengan peningkatan prasangka baik terhadap Allah. Dalam beberapa kasus, saya akan memberikan kutipan hadits yang relevan tanpa menyertakan periwayat dan nomor urut hadits. Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut tentang periwayat dan nomor urut hadits, silakan mencari hadits tersebut secara spesifik:
١- قال الله تعالى: "أنا عند ظن عبدي بي" (حديث قدسي)
٢- عن أبي هريرة،
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "قال الله تعالى: 'أنا عند ظن عبدي بي،
وأنا معه إذا ذكرني، فإن ذكرني في نفسه، ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإ، ذكرته
في ملإ خير منه'" (رواه البخاري ومسلم)
٣- عن أبي هريرة،
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "قال الله تعالى: 'أنا عند ظن عبدي بي،
وأنا معه إذا ذكرني، فإن ذكرني في نفسه، ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإ، ذكرته
في ملإ خير منه، وإن تقرب إلي شبرًا، تقربت إليه ذراعًا، وإن تقرب إلي ذراعًا،
تقربت إليه باعًا، وإن أتاني يمشي، أتيته هرولة'" (رواه مسلم)
٤- عن أبي هريرة،
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "قال الله تعالى: 'من تقرب إلي بشبرٍ،
تقربت إليه ذراعًا، ومن تقرب إلي ذراعٍ، تقربت إليه باعًا، ومن أتاني يمشي، أتيته
هرولة'" (رواه البخاري ومسلم)
1. "Allah berfirman, 'Aku menggantikan apa yang ada di hati hamba-Ku
terhadap-Ku.'"
(Hadits Qudsi)
2. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Allah berfirman, 'Aku
adalah seperti angan-angan hamba-Ku tentang-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam
hatinya, Aku juga akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika dia mengingat-Ku di
dalam suatu majelis, Aku juga akan mengingatnya di dalam suatu majelis yang
lebih baik darinya.'"
(Hadits Riwayat Bukhari)
3. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Allah berfirman, 'Aku
adalah seperti yang difikirkan oleh hamba-Ku tentang-Ku. Aku bersama dengan dia
ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam dirinya sendiri, Aku
juga akan mengingatnya di dalam diri-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam
majelis, Aku juga akan mengingatnya di dalam majelis yang lebih baik darinya.
Jika dia mendekat kepada-Ku dengan sejengkal, Aku akan mendekatinya dengan
seutas tali. Jika dia mendekat kepada-Ku dengan seutas tali, Aku akan
mendekatinya dengan jarak satu hasta. Jika dia datang kepada-Ku dengan
berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari.'"
(Hadits Riwayat Muslim)
4. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Allah berfirman,
'Barangsiapa yang mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta.
Barangsiapa yang mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya dengan
berjalan. Dan barangsiapa yang datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan
datang kepadanya dengan berlari.'"
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)
Berbaik sangka kepada Allah berarti memiliki prasangka baik, keyakinan, dan
harapan yang positif terhadap Allah SWT. Ini mencerminkan keyakinan bahwa Allah
adalah Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Adil. Berbaik sangka kepada
Allah juga berarti percaya bahwa segala keputusan, ujian, dan kejadian yang
terjadi dalam hidup kita memiliki hikmah dan tujuan yang baik dari-Nya.
powered by: chatGPT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Koreksi, kritik dan saran atau pertanyaan Anda, silahkan...!