اْلحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ
مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر (رواه البخاري
ومسلم)
alhamdulillaahil-ladzii
ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilahin-nusyuur
Artinya: “Segala puji bagi Allah
yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami dikembalikan.”
(Riwayat Bukhari dan Muslim)
atau membaca:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا
شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيرٌ، سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ،
وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ
الْعَظِيمِ، ثُمَّ دَعَا رَبِّ اغْفِرْ لِي (رواه البخاري وغيره واللفظ لابن ماجه)
laa ilaaha illallaahu
wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamd, wahuwa ‘alaa kulli syai-in
qadiir. Subhaanallaah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar.
wa laa haulaa wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-‘azhiim, rabbighfir lii.”
Artinya: “Tidak ada tuhan selain
Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan
bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah,
dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha
Besar. Dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha
Tinggi dan Maha Agung. Maka ampunilah aku.” (Riwayat Bukhari dan yang lainnya, adapun
riwayat ini lafadznya dari riwayat Ibnu Majah.
Dan dikatakan
Rasulullah s.a.w.; barang siapa yang membacakan kalimat ini akan diampuni
dosanya, doanya akan dikabulkan dan apabila ia bangun dan mengambil wudhu
kemudian shalat, maka shalatnya akan diterima (Allah).
atau membaca:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي
جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ (رواه الترمذي)
alhamdulillaahil-ladzii ‘afaanii
fii jasadii, wa radda ‘alayya ruuhii, wa adzina lii bidzikrih
Artinya: “Segala puji bagi Allah
yang telah memberikan kesehatan pada tubuhku dan mengembalikan ruhku kepadaku
dan memperkenankan aku untuk berdzikir kepada-Nya.” (Riwayat At-Tirmidzi)
atau membaca surat Ali Imran/3 ayat 190-200 dan
melakukannya sambil memandang ke langit (Riwayat Bukhari dan Muslim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Koreksi, kritik dan saran atau pertanyaan Anda, silahkan...!