Doa Harian; Bangun Tidur

اْلحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر (رواه البخاري ومسلم)
alhamdulillaahil-ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilahin-nusyuur
Artinya:   “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami dikembalikan.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)    

atau membaca:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، ثُمَّ دَعَا رَبِّ اغْفِرْ لِي (رواه البخاري وغيره واللفظ لابن ماجه)
laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamd, wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir. Subhaanallaah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar. wa laa haulaa wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-‘azhiim, rabbighfir lii.”
Artinya:   “Tidak ada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Maka ampunilah aku.”  (Riwayat Bukhari dan yang lainnya, adapun riwayat ini lafadznya dari riwayat Ibnu Majah.
Dan dikatakan Rasulullah s.a.w.; barang siapa yang membacakan kalimat ini akan diampuni dosanya, doanya akan dikabulkan dan apabila ia bangun dan mengambil wudhu kemudian shalat, maka shalatnya akan diterima (Allah).

atau membaca:           
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ (رواه الترمذي)
alhamdulillaahil-ladzii ‘afaanii fii jasadii, wa radda ‘alayya ruuhii, wa adzina lii bidzikrih
Artinya:   “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada tubuhku dan mengembalikan ruhku kepadaku dan memperkenankan aku untuk berdzikir kepada-Nya.” (Riwayat At-Tirmidzi)


atau membaca surat Ali Imran/3 ayat 190-200 dan melakukannya sambil memandang ke langit (Riwayat Bukhari dan Muslim).
Print Friendly and PDF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Koreksi, kritik dan saran atau pertanyaan Anda, silahkan...!