Rasulullah s.a.w berkata: "Janganlah jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan...!"
☆☆☆
Apa yang dapat dipahami dari ungkapan beliau s.a.w. adalah bahwa kuburan itu sepi. Demikian itu bukanlah suasana ideal untuk rumah, tempat tinggal atau hunian apapun, yang mungkin ada orang yang berpikir sebaliknya. Lebih lanjut, situasi sepi dimaksud bukan berarti pula suasana tanpa kegaduhan secara mutlak karena banyaklah hal yang dapat dipahami sebagai kebalikan dari suasana sepi tersebut.
Satu hal yang sebaiknya menggantikan suasana sepi dimaksud adalah bacaan Quran,
Karena selanjutnya yang dikatakan Rasulullah s.a.w. adalah;
(إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ (مسلم
"... sesungguhnya syetan-syetan itu akan menjauh lari dari rumah yang disana dibacakan Al-Baqarah" (ٌRiwayat Muslim)
Membaca Al-Quran bukanlah hal yang tak biasa dilakukan sebagian besar orang sehingga barangkali tak sedikit orang yang mempunyai ingatan tentang suasana perkampungan di era ketika sumber-sumber suara masih sangat sedikit dengan suasana lantunan bacaan Al-Quran yang terdengar dari setiap rumah. Barangkali demikianlah suasana yang diharapkan Rasulullah s.a.w. dengan perkataannya di atas, agar setiap keluarga terbiasa membaca Al-Quran di rumah masing-masing.
Keterbiasaan bukanlah hal yang sederhana untuk dapat diwujudkan walaupun menyangkut hal yang sangat mudah sekalipun, salah satunya membaca Al-Quran yang telah Allah mudahkan dengan semudah-mudahnya. Akan tetapi sebaliknya, suatu kebiasaan juga dapat terjadi pada hal yang sangat berat sekalipun yang membuatnya menjadi terkesan mudah dilakukan.
Berikut ini merupakan menjadi tips untuk memudahkan pembiasaan bacaan Al-Quran di rumah-rumah:
1. Menghafal Quran
2. Bergabung dengan komunitas penghafal Quran
3. Memiliki target bacaan sendiri
4. Menciptakan suasana qurani dan akses pada mushaf Al-Quran yang mudah dan istimewa
Sebaliknya, sekiranya masih kesulitan untuk membuat bacaan Al-Quran menjadi begitu terbiasa di rumah, dan itu bisa berbagai bentuk alasan yang kuat atau bahkan dibuat-buat, seyogyanya dapat menjadi perhatian bagi kita bahwa sekuat itulah syetan dapat menggantikan posisi Al-Quran pada diri kita. Ma'aadzallah.
Allah SWT berfirman;
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ [٤٣: ٣٦]
"Barangsiapa yang berpaling dari "peringatan" Yang Maha Pengasih (Al-Quran), akan adakan baginya syetan dan ia berteman baik dengannya." [QS. 43: 36]
☆☆☆
Di rumah, di kantor, apalagi di tempat-tempat yang seharusnya semarak dengan bacaan Al-Quran, jangan pernah menjadi sepi dari bacaan Al-Quran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Koreksi, kritik dan saran atau pertanyaan Anda, silahkan...!