Yang (tak) Masuk Surga

Di masjid kebanyakan orang yang giat beribadah, pengajian, atau kegiatan lainnya lebih didominasi orang tua yang sudah sangat tua. Bahkan, di kampung saya, pengajian pemuda saja ternyata justru lebih banyak diikuti oleh orang tua.
Banyak dikatakan itu wajar saja, karena yang tua sudah ‘bau tanah’, eh ternyata yang muda-muda tak jarang bau tidak kentara tahu-tahu sudah berkalang tanah. Atau juga dikatakan, mereka itu sudah tak punya cukup ‘potensi’ untuk berbuat dosa, badan sudah sakit-sakitan, duit sudah terkuras atau dibilannya sudah tidak memungkinkan sama sekali, eh ternyata yang katanya kekar kini terkulai jadi pesakitan, menguras duit kakeknya dan divonis nyaris mati. Atau dibilangnya itu masa orang-orang bertaubat, padahal kata para tetangga mereka itu sejak mudanya dulu nyaris tanpa cela, dan walaupun tidak mungkin terjadi, mereka terkesan tidak pernah melakukan dosa. Yang ada justru, yang merasa belum waktunya untuk bertaubat ternyata kehabisan waktu dan tak sempat bertaubat, na’uzubillah.
Barangkali benar itu semua. Buktinya kalau yang tua-tua itu tak ada wanginya kalau masuk masjid, sehingga takmir menggantungkan pewangi di sudut masjid untuk mengalahkan bau tubuh kakek-kakek pengisi masjid. Tidak ada juga bukan iklan minyak wangi untuk aki-aki? Urusan potensi, boleh itu sudah tahu semua, namanya juga prodak lama apalagi ini namanya orang, susah cari upgrade-nya. Mereka bertaubat, benar adanya karena kemampuan bertaubat itu berbanding terbalik dengan kemampuan untuk melakukan dosa. Buktinya, bukankah Nabi s.a.w. adalah orang yang sangat sering memohon ampunan kepada Allah.
Tetapi paman saya berkata, “aku kasihan pada mereka, karena yang tua-tua itu tidak akan masuk surga!” Lho kok? Paman saya menjelaskan, kalau hal itu pernah dikatakan oleh Nabi s.a.w. kepada seorang nenek yang meminta dido’akan agar masuk surga, Nabi s.a.w. berkata:
إِنَّ الْجَنَّةَ لَا يَدْخُلُهَا عَجُوزٌ

“Sesungguhnya surga itu tidak dimasuki oleh tua renta (sepertimu).”
Print Friendly and PDF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Koreksi, kritik dan saran atau pertanyaan Anda, silahkan...!