Banyak hal yang kini
lebih mudah untuk dilakukan. Orang dapat memilih kebutuhan apa saja dengan
leluasa bahkan untuk pilihan yang benar-benar eksklusif. Untuk mengetahui ragam
dan harga mobil mewah, jika sebelum saat ini – berinternet, tidak semua orang
dapat melakukannya dan terbatas hanya di tempat-tempat tertentu saja dengan
waktu yang terbatas pula. Orang desa tentu akan sangat kesulitan untuk
mengetahui hal-hal tersebut dan kita dapat membayangkan seberapa jauh jarak dan
waktu yang harus ia tempuh dan habiskan.
Kemudahan seperti itu
juga ada pada Al-Quran. Jika sebelum teknologi smartphone ini mengemuka,
untuk selalu membawa mushaf Al-Quran adalah persoalan sama sekali berbeda
dengan sekarang. Membawa mushaf secara keseluruhan, sebagai contoh, itu dapat
dipenuhi dengan memiliki mushaf saku. Itu bukan hal yang merepotkan dan sudah
cukup memberi kemudahan bagi seseorang yang ingin selalu membawa Al-Quran.
Kini, sebagaimana
hal-hal lain telah dimudahkan Al-Quran pun lebih mudah untuk dibawa,
diperdengarkan, bahkan jika menghendaki, untuk dikaji secara mendalam baik oleh
perseorangan maupun oleh orang banyak dalam satu waktu. Kini, bukan hanya
sekedar mushaf yang dapat dikantongi, terjemah dalam berbagai bahasa, kitab
tafsir yang beribu halaman tebalnya, suara bacaan dari para pelantun Al-Quran
bahkan termasuk metode dan instrumen untuk menghapal dapat diatur sedemikian
rupa dalam satu genggaman yang bernama smartphone.
Kemudahan tersebut
terdapat pada aplikasi Al-Quran. Kita dapat menjumpai beragam aplikasi Al-Quran
untuk ponsel atau gawai (gadget) lainnya, bahkan hal itu bisa didapatkan
dengan cuma-cuma. Salah satu aplikasi Al-Quran yang saya (pen.) rekomendasikan
dalam hal ini adalah aplikasi Ayat. Aplikasi ini sudah tersedia untuk
perangkat komputer dan smartphone.
Apa yang saya paparkan
di atas mengenai kemudahan yang bisa didapat dengan teknologi saat ini pada
Al-Quran, telah ada dalam aplikasi ini. Di antara keunikan yang dapat ditemui
dari aplikasi ini antara lain:
a)
Layout halaman mushaf
sesuai dengan mushaf rasmi (standar), sehingga bagi Anda yang sudah
terbiasa dengan tata letak mushaf rasmi tidak akan kerepotan untuk
mencari halaman atau ayat, mendapatkan memori fotografik dan hal-hal lain yang
berhubungan dengan tata letak tersebut.
b)
Terjemah dalam berbagai
bahasa dengan layout responsif. Lembar terjemah tersebut dapat disembunyikan
apabila hendak menggunakan untuk membaca/tadarus saja.
c)
Tersedia fasilitas untuk
menguji hapalan secara visual, menghapal
ayat melalui metode pengulangan bacaan murotal yang dapat dilakukan sambil
melakukan aktivitas, atau untuk sekedar mengulang-ngulang (muraja’ah)
hapalan dengan berbagai metode.
d)
Menu-menu lain seperti
tafsir yang menyediakan berbagai sumber kitab tafsir seperti Ath-Thabari, Ibnu
Katsir, Al-Qurthubi dan yang lainnya, bahkan khusus untuk tafsir Jalalain sudah
tersedia dalam bentuk terjemah Bahasa Indonesia, serta pilihan menu yang cukup
lengkap tetapi sederhana seperti meng-copy ayat atau terjemah, menu
pencarian pencarian yang fleksibel yang memberikan hasil pencarian baik dari
nash Al-Quran maupun dari teks terjemahan, tool menu yang telah disediakan
dengan berbagai bahasa pengantar dan lain-lainnya.
Subhanallah, selain bahwa
kemudahan itu melekat pada Al-Quran sebagaimana difirmankan Allah:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ
لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ [٥٤: ١٧، ٢٢، ٣٢،
٤۰]
“Dan sungguh Al-Quran
ini kami jadikan mudah untuk dzikir (pelajaran), maka adakah orang yang
mengambil pelajaran.” (Al-Qamar/54: 17, 22, 23, 40)
_
Al-Quran juga telah
disediakan untuk mengimbangi banyak hal-hal mudah lainnya yang belum tentu
berdampak baik bagi diri seseorang atau manusia secara umum. Seperti kemudahan
dalam berbelanja, sebagai contoh, memang memberikan kesenangan tersendiri bagi
seseorang untuk melakukannya akan tetapi kita tidak dapat membayangkan hal-hal
baik yang akan didapatkan seseorang sebelumnya. Atau hal-hal yang lain seperti
permainan yang cenderung membuang waktu atau bahkan sesuatu yang tidak
bermanfaat atau menimbulkan dosa, di sisi lain Allah telah memberikan kemudahan
bagi orang yang beriman untuk dapat menjaga diri dari dampak yang tidak baik
dari gawai (gadget) dengan kemudahan-kemudahan untuk berinteraksi dengan
Al-Quran melalui gadget itu sendiri.

layout aplikasi ayat ini tidak seluruhnya sama dengan mushaf madinah, contoh QS Al Alaq, dimana terdapat dalam 2 halaman, 597-598 sementara dalam mushaf surah tersebut seluruhnya terdapat pada hal 597. Dan beberapa surah lainnya
BalasHapusTerima kasih. Memang benar demikian adanya. Banyak juga dijumpai perbedaan loncatan kata pada baris-baris setiap halamannya. Barokallah fikum
Hapus